
SMPN 14 Jember adalah sebuah sekolah yang baru dibangun pada tahun 2007.Dengan partisipasi masyarakat dan dukungan dana APBN pemerintah melalui program Block Grant pembangunan Unit Sekolah Baru. Terletak dilokasi yang sangat stategis, SMPN 14 Jember sangat mudah dijangkau oleh khalayak umum. SMPN 14 Jember terletak di Jalan Koptu Berlian 14 Jember. Dengan suasana pedesaan yang sangat sejuk dan tenang, sangatlah mendukung dalam situasi belajar dan pembelajaran. Kondisi sekolah yang masih baru dengan arsitektur yang modern memiliki nilai tersendiri bagi sekolah yang masih tergolong muda ini. Didukung dengan pemandangan pegunungan yang indah dan asri semakin membuat sekolah ini tampak mewah diantara lokasi pedesaan yang memukau.
Sebagian besar siswa yang bersekolah di SMPN 14 jember ini adalah warga sekitar Desa Antirogo namun demikian terdapat pula siswa yang berasal dari wilayah kota Jember. Lokasi yang cukup mudah dijangkau sangat mungkin untuk dicapai dari wilayah perkotaan, sehingga sebagian siswa memilih untuk bersekolah di SMPN 14 Jember. Namun demikian tidak ada perbedaan yang memecahkan rasa solidaritas antar siswa, namun menjadikan perbedaan itu semakin berarti diantara siswa.
Sarana olah raga sangat mendukung hal ini diakibatkan karena sebagian besar lahan masih kosong dan belum dibangun. ekstra kurikuler yang ada sangat berpotensi untuk dikembangkannya minat dan bakat siswa, hal ini disebabkan karena fasilitas yang menunjang. Terdapat beberapa ekstrakurikuler yang terdapat di SMPN 14 Jember ini, diantaranya voly, sepak bola dan pramuka yang sebagian besar sangat menunjang dengan lokasi sekolah. Beberapa ekstrakulikuler bertujuan untuk meningkatkan potensi siswa dalam berorganisasi dan meningkatkan potensi di bidang non akademik.Sehingga lulusan diharapkan menjadi bibit yang unggul dalam bidamg akademik maupun non akademik.
Sekolah ini didasarkan pada rasa kekeluargaan dan persahabatan sehingga tali persaudaraan antar siswa dengan guru ataupun dengan sesama siswa sangat erat. Walaupun demikian tidak mengurangi rasa hormat terhadap guru. Guru dianggap sebagai orang tua bagi siswa sedangkan siswa dianggap sebagai anak sendiri. Hal tersebut yang menyebabkan keeratan tali kekeluargaan seluruh warga sekolah.

Lokasi dari smp ini cukup mudah di akses dengan menggunakan kendaraan pribadi apalagi untuk warga asli jember yang sudah mengenal seluk beluk kota jember. Untuk lebih jelasnya (dapat dilihat pada profil sekolah).Untuk kegiatan ekstrakurikuler cukup dengan menggunakan halaman sekitar karena cukup luas. Diantaranya ada sepak bola, futsal, pramuka, voli, tari, dll.

